Obama Hangatkan Kebekuan Cuaca

Kompas.com - 29/10/2008, 02:51 WIB

CHESTER, RABU - Antusias pendukung Barack Obama tetap tinggi meskipun calon presiden AS dari Partai Demokrat ini menggelar kampanye di luar ruangan di tengah guyuran hujan dan temperatur sangat dingin di Philadelphia. Sekitar 9.000 orang berkumpul di luar Widener University dan berdiri di tengah genangan lumpur.   

"Saya ingin mengatakan kepada kalian semua bahwa apabila dedikasi seperti ini diperlihatkan pada pemilihan presiden AS nanti, maka tak ada aral melintang bagi kita untuk membawa perubahan bagi Amerika," tegas Obama kepada kerumunan pendukung yang menggigil menahan rasa dingin membeku.
 
Kondisi cuaca yang sangat tak bersahabat itu telah mengakibatkan rival Obama dari Partai Republik, John McCain, membatalkan kampanyenya 50 mil sebelah utara di Quakertown. Bahkan Major League Baseball menangguhkan pertandingan kelima World Series di Philadelphia Senin (27/10) malam waktu setempat akibat kondisi cuaca yang tak mendukung. Penundaan itu merupakan pertama kali yang terjadi dalam sejarah kejuaraan basebal di AS.  

McCain dan Obama berusaha merebut dukungan di Pennsylvania sepekan menjelang pemilihan presiden AS. Dalam hasil jajak pendapat belakangan, Obama unggul dalam mengumpulkan suara dukungan di Pennsylvania. Namun, McCain masih mempunyai harapan untuk mengejar ketinggalannya itu.

Dari Pennsylvania, Obama melanjutkan perjalanan kampanye ke Virginia, negara bagian yang telah lama mendukung Republik dan saat ini mulai berpihak ke Obama. Senator Illinois itu berusaha mengukir prestasi untuk menjadi presiden pertama dalam 44 tahun terakhir dari Demokrat yang memenangkan dukungan dari Virginia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau